Langsung ke konten utama

We Have Nothing: Segala Sesuatu Hanya Titipan


Maka ketika tuhan mengambil titipan barang nya, kita tidak akan benar-benar merasa kehilangan karna sejak awal kita memang tidak memiliki apapun
Pernah suatu waktu saya mendengar cerita atau kalau tidak salah saya melihat nya lewat vidio di youtube-saya lupa tepatnya darimana. Tapi sejak itu saya tidak pernah melupakan isi dari cerita tersebut dan saya ingin membaginya disini.

Di dalam vidio itu di ceritakan;

Ada seorang sopir yang dititipkan pemilik mobil untuk merawat mobil mewahnya. Lalu suatu hari, cuaca sedang tidak bersahabat hujan dan Guntur terus bersautan dan ketika mobil itu sedang diparkir sebuah pohon tumbang dan menimpahnya, menjadikan badan mobil tak terbentuk dan rusak total. 

Dari cerita singkat tersebut, siapa yang paling merasa kehilangan? Apakah si sopir? Tentu tidak.

Si sopir tidak akan merasa kehilangan apapun karna berpikir mobil tersebut bukan kepunyaannya, itu hanya barang yang di titipkan padanya sebentar.  

Sebagai yang bukan pemilik barang, normalnya kita akan merasa biasa-biasa saja saat barang orang lain yang rusak/hilang.

Namun tidak bagi pemilik mobil. Dia akan merasa kehilangan karna merasa mobil itu adalah milik nya.


segala sesuatu hanya titipan
Untuk itu, jadilah seperti si sopir. Dan anggaplah sang pemilik mobil itu sebagai tuhan, sang maha pemilik segala-galanya.

Anggaplah semua barang yang kita punya di dunia ini (uang, pekerjaan, rumah, dan segala sesuatu yang melekat di tubuh kita seperti penglihatan, pendengaran) adalah titipan dari tuhan. Kita sebagai manusia tidak punya apapun, kita semua adalah makhluk yang miskin.

Maka ketika tuhan mengambil titipan barang nya, kita tidak akan benar-benar merasa kehilangan karna sejak awal kita memang tidak memiliki apapun. 

Ketika motor kita hilang? Ingat itu hanya titipan tuhan, kita tidak perlu merasa kehilangan.
Ketika uang kita kemalingan? Yasudah, uang hanya titipan tuhan, kita tidak perlu merasa kehilangan.
Atau bahkan saat orang terkasih kita kembali kesisi-Nya? Ikhlaskan karna tuhan sayang dan ingin dia ada di sisi-Nya lagi.




Sekali lagi, segala sesuatu adalah titipan dan kita tidak memiliki apapun.

Sekian dari random talk kali ini, semoga bisa diambil manfaat nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AU3

Pagi harinya, Hanna seperti biasa menaiki sepeda motor menuju sekolah. Dia selalu mempaskan waktu berangkat di pukul 6.15 am  agar tepat sampai di sekolah pukul 6.25 am.  Bukan untuk mengejar jam gerbang ditutup tapi untuk mempaskan waktu kedatangannya dengan pria yang menaiki motor Vespa berwarna abu-abu, Arjun. Selama setahun ini, Hanna sedikit banyak sudah hapal kebiasaan pria itu. Dan benar saja, saat Hanna sedang mencari tempat untuk memarkirkan motornya, dia bisa melihat motor Arjun yang baru memasuki halaman parkiran.  Kalau dulu, jika Hanna dan Arjun bertemu diparkiran mereka hanya akan berjalan ke kelas berjauhan, seolah tidak mengenal satu sama lain. Namun kali ini, saat Hanna selesai memakirkan motornya, Arjun lebih dulu memanggilnya. "Han! Barengin." Hanna pun tersenyum kecil sambil menunggu Arjun mendekat agar bisa ke kelas bersama. "Btw rumah lo dimana Han?" Tanya Arjun. "Di komplek permata Ar." "Lah serius? Si Jovan juga tin...

AU1

Hanna memasuki kelas barunya yang tertera plang XII MIPA 1. Kelas yang anak-anak lain bilang merupakan kelas unggulan karena ditempati oleh siswa yang memiliki nilai akademi dan non-akademik yang bagus serta tempat sekumpulan siswa yang sering orang bilang 'ambis'.  Hanna sendiri termasuk siswi rata-rata, tidak terlalu pintar dan tidak juga bodoh. Dia bisa masuk kelas MIPA 1 karena beruntung di kelas 10 sempat masuk ranking atas. Tidak ada yang berbeda saat memasuki kelas baru ini, semua murid sudah saling kenal karena merupakan teman yang sama seperti di kelas 11.   Suasana kelas sudah ramai dan hampir semua bangku telah ditempati oleh setiap siswa. Yang tersisa hanyalah bangku di deretan paling pojok kiri, baris ke dua. Hanna mendekat ke meja tersebut dan menaruh tas nya. Sejujurnya, dari tadi Hanna telah menjerit girang dalam hati. Jantungnya berdebar saat mengetahui orang yang duduk dibangku belakangnya merupakan Arjun dan teman baiknya Gio.  Sudah setahun...

Belajar ke Kampung inggris pare? Persiapkan ini sebelum kesana!

Kampung inggris pare adalah wilayah di daerah Kediri yang menjadi tempat oleh banyak orang untuk belajar bahasa inggris, setiap orang datang dari berbagai daerah lain di Indoneia dengan target, tujuan, dan waktu belajar yang berbeda. Bagi kamu yang juga mau atau akan segera kesana ada baiknya persiapkan hal-hal penting dibawah ini agar uang dan waktu yang sudah kalian korbankan bisa lebih dioptimalkan.